DAMAIRA,CO.ID, SUMENEP-Pemandangan berbeda terlihat dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Senin (17/8/2026) pagi.
Sejumlah pejabat dan undangan, termasuk Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, mengenakan busana adat Keraton Sumenep. Penggunaan busana adat tersebut menambah nuansa khas budaya lokal dalam peringatan momentum kemerdekaan tahun ini.
Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada, Ketua Pengadilan Negeri Sumenep Warsito, serta Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep Nislianudin.
Selain jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), upacara juga diikuti tokoh masyarakat, pemuka agama, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta perwakilan instansi vertikal.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi berlangsung khidmat, terutama saat detik-detik pengibaran Sang Merah Putih.
Seluruh peserta tampak tertuju pada pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang menjalankan tugasnya. Prosesi pengibaran diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya hingga Sang Merah Putih berkibar di tiang bendera halaman Kantor Pemkab Sumenep.
Tak hanya menghadirkan penggunaan busana adat, upacara kemerdekaan tersebut juga menjadi momentum untuk menampilkan keberagaman budaya yang merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Faruk Hanafi mengatakan, penggunaan pakaian adat dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bagian dari upaya mengenalkan sekaligus menjaga keberagaman budaya Indonesia.
Menurutnya, keberagaman busana adat yang dikenakan para pejabat dan peserta upacara menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersamaan dengan upaya pelestarian budaya.
“Semangat kemerdekaan harus berjalan bersama dengan upaya menjaga budaya. Karena budaya adalah identitas yang harus terus kita rawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.






