Sumenep Berselawat 2026, Momentum Bupati Fauzi Perkuat Sinergi dengan Seluruh Elemen Masyarakat

oleh
oleh
Oplus_131072

DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menghadirkan Sumenep Berselawat 2026, sebuah kegiatan penuh makna yang memadukan rasa syukur, refleksi kepemimpinan, sekaligus penguatan nilai religius di tengah masyarakat. Agenda ini menjadi bagian dari evaluasi perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati, serta momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Bupati Fauzi menegaskan, Sumenep Berselawat bukan sekadar kegiatan spiritual, melainkan wujud rasa syukur atas capaian pembangunan yang telah diraih bersama, sekaligus sarana introspeksi untuk menyempurnakan langkah ke depan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bersyukur atas capaian yang telah diraih. Keberhasilan ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan partisipasi semua pihak di Kabupaten Sumenep,” ujarnya di sela kegiatan di areal timur Taman Potre Koneng, Sabtu (28/02/2026).

Lebih dari itu, Bupati Fauzi menekankan bahwa pembangunan Sumenep harus dibangun melalui sinergi dan kebersamaan seluruh elemen, mulai dari alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh lapisan rakyat.

“Kami ingin pembangunan Sumenep berjalan selaras dengan kekuatan moral dan spiritual masyarakat. Karena itu, sinergi dengan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, generasi muda, dan seluruh warga menjadi kunci utama. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi harus dikerjakan bersama,” tegasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Majelis At-Taufiq tersebut dihadiri ribuan jamaah yang dengan khidmat melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Doa-doa dipanjatkan agar Kabupaten Sumenep senantiasa diberkahi, diberi kedamaian, dan terus melangkah maju dalam berbagai bidang.
Bupati Fauzi juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek fisik seperti infrastruktur dan layanan publik, tetapi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai religius, akhlak, dan kebersamaan sosial.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen terus menghadirkan program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi lokal, hingga pemberdayaan sumber daya manusia, agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh warga.

Sumenep Berselawat pun menjadi simbol kuatnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat—sebuah ruang kebersamaan yang meneguhkan ukhuwah, mempererat keakraban, serta menjadi fondasi bagi pembangunan yang harmonis, berkelanjutan, dan penuh keberkahan.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, sebagai harapan agar Kabupaten Sumenep terus berkembang menjadi daerah yang sejahtera, religius, dan damai. Dengan semangat berselawat dan kebersamaan, pemerintah dan masyarakat berharap energi persatuan ini akan terus menggerakkan pembangunan yang adil, berkualitas, dan bermartabat bagi seluruh warga.(mad)