DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar aksi sosial berupa bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.
Aksi sosial tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah milik Khotijah, warga Dusun Tegal Barat, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Kecamatan Pasongsongan.
Ketua PAC GP Ansor Pasongsongan, Hayatullah, yang akrab disapa Gus Hayat, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Ansor untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya membantu warga yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, kami mendapat sambutan baik dari Pemerintah Kecamatan Pasongsongan. Bahkan, pihak kecamatan menawarkan kepada kami untuk mendata rumah-rumah tidak layak huni agar dapat diajukan kepada BAZNAS Kabupaten Sumenep,” ujar Gus Hayat.
Menurutnya, sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan lembaga sosial sangat penting untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.
Camat Pasongsongan, Aynizar Sukma, mengapresiasi langkah PAC GP Ansor Pasongsongan yang mengisi momentum Hari Santri Nasional dengan kegiatan nyata dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menyatakan kesiapan pemerintah kecamatan untuk terus bersinergi dengan GP Ansor dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi langkah GP Ansor Pasongsongan. Kami siap terus bersinergi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri perwakilan BAZNAS Kabupaten Sumenep, Hakiki; Sekretaris Kecamatan Pasongsongan, Akbarul Wahyudi, Ketua PAC GP Ansor Pasongsongan, Hayatullah; Sudarsono selaku pengurus divisi sosial budaya, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat; serta Komandan Satkorcab Banser Fauzi bersama Komandan Satkoryon Banser Pasongsongan, Syafiuddin.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Sumenep, Hakiki, juga mengapresiasi kolaborasi dengan PAC GP Ansor Pasongsongan. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berpeluang dikembangkan dalam program RTLH, tetapi juga dapat diperluas ke berbagai kegiatan sosial lainnya.
“BAZNAS Kabupaten Sumenep mengapresiasi kerja sama ini. Tidak hanya dalam program rumah tidak layak huni, tetapi juga kegiatan sosial lainnya, seperti santunan anak yatim. BAZNAS siap bekerja sama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, PAC GP Ansor Pasongsongan berharap semangat Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.






