DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Fraksi Gerindra-PKS DPRD Kabupaten Sumenep menyampaikan laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 dalam rapat paripurna yang digelar pada 31 Maret 2026. Melalui juru bicara Agus Hariyanto, fraksi ini memaparkan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun selama masa reses pada 9 hingga 16 Maret 2026.
Dalam laporan tersebut, Fraksi Gerindra-PKS menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing. Hasil serapan aspirasi itu selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Fraksi ini juga menyoroti pentingnya reformasi manajemen reses agar hasilnya lebih optimal dan terarah. Dokumentasi yang baik serta pembahasan komprehensif di internal DPRD dinilai penting agar aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh organisasi perangkat daerah (OPD).
Fokus Aspirasi Masyarakat
Dalam bidang pemerintahan, masyarakat menginginkan pemerataan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur desa, perbaikan sarana prasarana kantor pemerintahan, hingga kemudahan layanan administrasi kependudukan menjadi perhatian utama.
Pada sektor perekonomian dan ketahanan pangan, warga mengeluhkan fluktuasi harga bahan pokok. Fraksi Gerindra-PKS mendorong pemerintah daerah untuk rutin menggelar operasi pasar. Selain itu, pelaku UMKM berharap adanya bantuan modal, pelatihan pemasaran digital, serta kemudahan dalam pengurusan sertifikasi halal.
Di bidang infrastruktur, perbaikan jalan lingkungan dan drainase menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan.
Sementara di bidang kesejahteraan masyarakat, layanan kesehatan menjadi sorotan. Warga mengeluhkan pelayanan BPJS di rumah sakit yang dinilai belum optimal. Selain itu, masyarakat kepulauan membutuhkan dukungan transportasi rujukan medis berupa ambulans laut, serta pemerataan akses listrik yang hingga kini masih terbatas.
Rekomendasi Strategis
Berdasarkan hasil reses, Fraksi Gerindra-PKS memberikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Di antaranya adalah penguatan swasembada pangan melalui modernisasi alat pertanian, pengendalian inflasi daerah, serta pemberdayaan UMKM melalui dukungan subsidi dan pendampingan.
Fraksi juga mendesak peningkatan anggaran untuk infrastruktur prioritas, termasuk perbaikan jalan, pemerataan listrik di wilayah kepulauan, pembangunan sanitasi, serta pengelolaan sampah yang lebih modern.
Selain itu, optimalisasi pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan juga menjadi perhatian. Pemerintah diharapkan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, pembangunan ruang kelas layak, serta penanganan antrean penyeberangan di pelabuhan Kalianget–Talango.
Fraksi Gerindra-PKS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi dalam kebijakan yang berpihak pada rakyat.
“Harapan kami, pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti hasil reses ini dengan langkah nyata, sehingga kebutuhan dan harapan masyarakat Sumenep dapat terpenuhi,” ujar Agus Hariyanto dalam penyampaiannya di rapat paripurna.(mat)





