DAMAIRA.CO.CO, SUMENEP-Sembilan nelayan asal Desa Tonduk, Kecamatan Ra’as, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akhirnya kembali ke kampung halaman setelah sempat terdampar hingga memasuki wilayah perairan Australia. Proses pemulangan mereka turut dibantu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep.
Sebelum tiba di kampung halaman, kesembilan nelayan tersebut terlebih dahulu diterbangkan dari Australia menuju Bali. Setibanya di Pulau Dewata, mereka dijemput oleh pihak BAZNAS Sumenep untuk melanjutkan perjalanan menuju daerah asal.
Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui jalur darat dari Bali menuju Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Dari pelabuhan tersebut, para nelayan menyeberang menggunakan kapal laut menuju Kepulauan Ra’as hingga akhirnya bisa kembali berkumpul bersama keluarga di Desa Tonduk.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan, bantuan pemulangan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan, terutama ketika menghadapi persoalan di luar negeri.
“BAZNAS merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu pemulangan sembilan nelayan ini agar mereka segera bisa bertemu kembali dengan keluarganya di Pulau Tonduk, Kecamatan Ra’as,” kata Ahmad Rahman, Selasa (27/10/2026).
Sebelumnya, sembilan nelayan tersebut berangkat melaut menggunakan kapal. Namun, dalam perjalanan, kapal yang mereka tumpangi terdampar hingga memasuki wilayah Australia. Mereka kemudian sempat diamankan oleh otoritas keamanan setempat.
Setelah melalui proses negosiasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Kementerian Luar Negeri, para nelayan akhirnya dapat dipulangkan ke Tanah Air.
Kepulangan mereka menjadi kabar melegakan bagi keluarga yang menantikan kedatangan para nelayan setelah menghadapi situasi sulit di luar negeri.
Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Sumenep berharap para nelayan dapat kembali menjalani aktivitas bersama keluarga dan masyarakat di kampung halaman. Upaya ini sekaligus menunjukkan pentingnya kepedulian sosial dalam membantu warga yang menghadapi kesulitan.








