DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah (UA) Posko 27 mengajak pelajar di Desa Brakas Daya, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, belajar menjaga lingkungan melalui pemutaran film edukasi dan praktik memilah sampah.
Kegiatan yang digelar di lingkungan Pesantren Attarbiyah itu diikuti pelajar dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Ketua KKN UA Posko 27, Wasikatul Ummah, mengatakan edukasi lingkungan penting diberikan sejak usia sekolah. Menurutnya, menjaga kebersihan harus dimulai dari kebiasaan sederhana.
“Kesadaran menjaga lingkungan perlu dibangun sejak usia sekolah. Kami ingin pelajar memahami apa yang bisa dilakukan mulai dari lingkungan terdekat,” kata Sika.
Pada Minggu (6/9/2026), mahasiswa KKN memutar film Bahaya Sampah: Merusak Bumi dan Menghancurkan Kehidupan. Film tersebut mengajarkan dampak sampah terhadap lingkungan, seperti pencemaran tanah dan air serta kerusakan ekosistem.
Usai menonton, perwakilan pelajar dari setiap kelas diminta menyampaikan kesimpulan dan pesan yang diperoleh dari film tersebut.
Sehari sebelumnya, mahasiswa KKN juga menggelar praktik pemilahan sampah. Para pelajar dikenalkan dengan sampah organik dan anorganik serta diajak memilah sampah sesuai jenisnya.
Pelajar juga diajak mengenali barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan sehingga tidak langsung menjadi sampah.
Sika mengatakan, pemutaran film dan praktik langsung dipilih agar materi lebih mudah dipahami pelajar.
“Kami mencoba menggabungkan film dengan praktik langsung supaya mereka bisa melihat dampaknya sekaligus mencoba sendiri cara memilah sampah,” ujarnya.
Ia berharap kebiasaan menjaga lingkungan tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai. Para pelajar diharapkan menerapkannya di sekolah, pesantren, rumah, dan lingkungan sekitar.
“Menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil. Ketika kebiasaan itu dilakukan bersama dan terus-menerus, dampaknya akan lebih besar,” pungkasnya.
