Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Soroti Kondisi Warga Lumpuh, Siap Bantu Biaya Pengobatan

oleh
oleh
Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Molyadi, bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas Batang-Batang mengunjungi pasien alami keterbatasan fisik di Batang-batang Daya.

DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Perhatian terhadap warga dengan keterbatasan fisik mendapat perhatian Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Molyadi, bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas Batang-Batang.

Mereka mengunjungi Sulistiara (25), warga Kampung Jeruk Porot, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Rabu (2/9/2026). Sulistiara diketahui mengalami kesulitan bergerak selama sekitar tiga tahun enam bulan.

Berdasarkan keterangan keluarga dan tenaga kesehatan, Sulistiara pada 2023 didiagnosis mengalami saraf terjepit dan sempat menjalani operasi di RSAL. Dalam kondisi tersebut, ia tinggal bersama anaknya yang masih berusia lima tahun, sementara ibu dan suaminya bekerja di Jakarta.

Kondisi Sulistiara membuat aktivitas sehari-hari harus dibantu orang lain. Bahkan, dua tetangga dibayar sekitar Rp100 ribu per hari untuk membantu memandikan dan membersihkan tempat tidurnya.

Kepala Puskesmas Batang-Batang, Sulaiha Riningsih, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal dan mengambil sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium.

“Kami siap memberikan pelayanan yang dibutuhkan pasien, termasuk apabila hasil pemeriksaan membutuhkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit rujukan seperti RSD dr. Soetomo Surabaya,” kata Sulaiha.

Sementara itu, Molyadi meminta Dinas Kesehatan dan Puskesmas memberikan pendampingan serius agar Sulistiara mendapatkan penanganan medis secara optimal.

“Persoalan biaya tidak boleh menjadi alasan pasien tidak mendapatkan penanganan medis yang layak,” tegas Molyadi.

Ia juga menyatakan siap membantu apabila terdapat kebutuhan pengobatan yang tidak dapat ditanggung BPJS Kesehatan, termasuk jika pasien harus menjalani perawatan di Surabaya.

“Kalau tidak bisa diklaim melalui BPJS, saya siap membantu, termasuk kalau harus dirawat di Surabaya,” ujarnya.

Molyadi berharap kondisi Sulistiara terus dipantau hingga mendapatkan penanganan medis yang menyeluruh dan berkelanjutan.