Pemkab Sumenep Intensif Cek Kesehatan Hewan Kurban di Lapak Penjualan

oleh
oleh
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lapak penjualan sapi dan kambing di Sumenep

DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep mulai mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lapak penjualan sapi dan kambing. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan layak disembelih.

DKPP Sumenep melakukan monitoring di sejumlah lapak dadakan penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kota Sumenep. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi fisik hewan, usia, hingga memastikan hewan bebas dari penyakit menular dan cacat.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan pengecekan kesehatan hewan kurban merupakan bagian dari pengawasan rutin menjelang Idul Adha.

“Tim kami melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban yang dijual, apakah sehat dan layak, serta sudah memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban atau belum,” ujarnya

Hingga saat ini, tercatat ada delapan lapak hewan kurban di Kecamatan Kota Sumenep yang telah mengantongi rekomendasi dari DKPP.

Menurut Chainur, lapak yang dinyatakan memenuhi syarat akan diberikan surat rekomendasi dan surat keterangan kesehatan hewan.

“Kalau dari hasil pengecekan dinyatakan layak dan hewan kurbannya sehat, maka kami akan menerbitkan rekomendasi dan surat keterangan kesehatan hewan,” paparnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian besar hewan kurban yang dijual di lapak-lapak tersebut dinyatakan sehat dan layak untuk disembelih saat Idul Adha.

Untuk memaksimalkan pengawasan, DKPP Sumenep menerjunkan 12 dokter hewan dan 27 paramedis yang bertugas melakukan pemantauan hingga hari penyembelihan. Pengawasan tidak hanya dilakukan di wilayah daratan, tetapi juga menjangkau kawasan kepulauan.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban dengan memastikan kondisi hewan sehat, tidak cacat, dan memenuhi syarat sah kurban.(mad)