DAMAIRA.CO.ID, PAMEKASAN-Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidak menyurutkan niat dan tekad ribuan calon jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Sebanyak 1.384 jamaah tetap bersiap memenuhi panggilan Allah SWT dengan penuh keyakinan.
Menariknya, mayoritas calon jamaah haji tersebut merupakan lanjut usia (lansia). Meski kondisi fisik tidak lagi prima, semangat mereka justru terlihat tinggi. Para jamaah mengikuti pembekalan yang digelar Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan di Masjid Jami’ Assyuhada pada Selasa pagi sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Pamekasan di bawah koordinasi Kepala Kementerian Agama, Abd Halim, terus memberikan penguatan mental dan spiritual kepada para jamaah. Hal ini dilakukan agar situasi geopolitik di Timur Tengah tidak memengaruhi kesiapan mereka dalam menjalankan rukun Islam kelima.
Selain pembekalan spiritual, para jamaah juga mendapatkan pendampingan terkait kesiapan fisik dan kesehatan, terutama bagi jamaah lansia. Upaya ini dilakukan agar mereka tetap mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar.
Salah seorang calon jamaah haji, Akhmad Faisi, mengaku telah mantap berangkat ke Tanah Suci. Ia tidak merasa khawatir dengan kondisi di Timur Tengah karena meyakini seluruh perjalanan ibadahnya berada dalam perlindungan Allah SWT.
“Semua sudah diatur oleh Allah. Saya sudah bulat untuk berangkat,” ujarnya.
Ia juga mengaku lebih tenang setelah mengetahui bahwa rute penerbangan jamaah haji telah diarahkan melalui jalur yang dinilai aman.
Sementara itu, Abd Halim menegaskan pihaknya terus memberikan motivasi kepada para calon jamaah haji agar tetap percaya diri dan fokus menjalankan ibadah. Ia memastikan bahwa pemerintah telah mengantisipasi kondisi keamanan, termasuk pengaturan jalur penerbangan menuju Tanah Suci.
“Jamaah tidak perlu khawatir. Kami terus memantau perkembangan situasi dan memastikan perjalanan dilakukan
melalui jalur yang aman,” tegasnya.
Dengan semangat dan keyakinan yang kuat, para jamaah haji asal Pamekasan, khususnya yang telah berusia lanjut, tetap melangkah pasti untuk menunaikan ibadah haji, mengabaikan kekhawatiran demi memenuhi panggilan Ilahi.
Pembagian tersebut meliputi kloter 73 dengan jumlah 309 CJH, kloter 74 sebanyak 325 CJH, kloter 75 sebanyak 376 CJH, serta kloter 76 yang terdiri dari 374 CJH.(bai)
