Bupati Sumenep Tinjau Pelaksanaan TKA, Pastikan Ujian Berjalan Optimal dan Berintegritas

oleh
oleh
Oplus_131072

DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meninjau langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat sekolah menengah di tiga sekolah, yakni SMPN 1, SMPN 2, dan SMPIT Al-Hidayah Sumenep, Senin (06/04/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses ujian berjalan optimal, baik dari sisi teknis maupun kesiapan peserta. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan pendidikan nasional agar berjalan sesuai standar.

“Ini yang pertama saya meninjau berkaitan dengan tes akademik ini, ingin memastikan proses yang dilaksanakan berjalan dengan baik,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dalam pelaksanaannya, TKA menggunakan sistem berbasis daring yang terintegrasi secara nasional. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan kementerian serta pengawas silang dari sekolah lain guna menjaga integritas ujian.

Meski demikian, pemerintah tetap memberikan ruang penyesuaian bagi daerah yang mengalami kendala jaringan internet. Sekolah di wilayah blank spot diperbolehkan melaksanakan tes secara offline agar seluruh siswa tetap terakomodasi.

“Kalau ada wilayah yang masih blank spot, bisa dilakukan offline, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa TKA tidak hanya menjadi sarana seleksi masuk sekolah lanjutan, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara objektif. Ia menilai, tes ini harus menjadi momentum bagi siswa untuk mengenali potensi diri serta mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Selain itu, sistem berbasis komputer yang digunakan dalam TKA dinilai mampu meminimalkan potensi kecurangan, karena setiap peserta mendapatkan soal yang berbeda.

“Tes akademik ini bukan untuk kepentingan sekolah, tapi untuk kepentingan anak itu sendiri, untuk mengukur kemampuan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Ihsan, mengungkapkan bahwa pelaksanaan TKA tingkat SMP tahun 2026 diikuti seluruh siswa kelas IX dari berbagai sekolah di wilayahnya. Total peserta mencapai sekitar 5.700 siswa dari 196 satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta.

Ia menegaskan, pelaksanaan TKA digelar secara serentak dengan mengacu pada standar operasional yang telah ditetapkan, sehingga kualitas dan kredibilitas hasil ujian tetap terjaga.

“Pelaksanaan TKA dilakukan secara serentak dengan standar operasional yang telah ditetapkan, guna menjamin kualitas dan kredibilitas hasil ujian,” ujarnya.

Pelaksanaan TKA sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional di bidang pendidikan. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 menetapkan sistem penilaian baru yang terstandar secara nasional.

Kebijakan yang mulai diberlakukan sejak Juni 2025 tersebut menggantikan aturan sebelumnya dan menempatkan TKA sebagai instrumen evaluasi berbasis mata pelajaran inti seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta mata pelajaran pilihan untuk jenjang tertentu.(mad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.