DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Pelaksanaan proyek lanjutan pembangunan fasilitas Pelabuhan Rakyat (PELRA) di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, akhirnya kembali terlaksana. Proyek yang selama ini dinantikan masyarakat Sumenep, khususnya warga kepulauan, tersebut diakomodir oleh Kementerian Perhubungan.
Pembangunan Pelabuhan PELRA ini didukung anggaran sebesar Rp45.113.621.522 dan dikerjakan oleh kontraktor PT Loeh Raya Perkasa, dengan konsultan pengawas PT Massuka Pratama. Nilai kontrak jasa konsultan tercatat sebesar Rp1.322.579.000.
Penanggung jawab kegiatan di lapangan, Edy Purnomo, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres kemajuan pekerjaan pembangunan Pelabuhan PELRA telah mencapai 36 persen ditambah 2,3 persen.
“Alhamdulillah, sejak pelaksanaan dimulai pada 23 September 2025, progres pekerjaan berjalan cukup baik. Hambatan memang ada, salah satunya faktor cuaca, namun masih dapat diatasi,” ujar Edy Purnomo kepada media.
Ia menambahkan, agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu, dibutuhkan kekompakan tim, baik pekerja lapangan maupun konsultan pengawas. Selain itu, dukungan dari masyarakat sekitar serta Muspika setempat juga sangat diharapkan, tanpa mengabaikan asas kelestarian lingkungan.
“Harapannya, pelaksanaan proyek ini dapat berjalan sesuai target yang tertuang dalam kontrak hingga 26 Desember 2026. Kami juga berharap cuaca ke depan bersahabat, meskipun saat ini masih memasuki musim hujan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sarkawi, yang selama ini aktif menyuarakan kelanjutan pembangunan Pelabuhan Rakyat PELRA, berharap pelaksanaan proyek benar-benar mengacu pada ketentuan yang telah disepakati dalam kontrak.
“Pekerjaan harus sesuai dengan spesifikasi dan gambar perencanaan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tegasnya.(wi).
