Delapan Bus dan Empat Kapal Disiagakan, Mudik Gratis Sumenep Fokus Layani Kepulauan

oleh
oleh
Oplus_131072

DAMAIRA.CO.ID, SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan empat armada kapal laut dan delapan armada bus untuk program mudik gratis Lebaran 2026. Program ini dikhususkan bagi warga ber-KTP Sumenep yang hendak pulang ke kampung halaman.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, memastikan layanan mudik tahun ini diupayakan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi kesiapan armada maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Untuk jalur laut, pemerintah daerah menyiapkan sedikitnya empat kapal, yakni Dharma Kartika, Citra Dharma, DBS 3, dan Sabuk Nusantara. Armada tersebut akan melayani sejumlah rute kepulauan, di antaranya Kalianget–Kangean, Kalianget–Sapeken, hingga Banyuwangi.

“Untuk kapal laut, ada empat armada yang sudah kami data, termasuk DBS 3 dan Sabuk Nusantara. Itu akan melayani rute kepulauan sesuai jadwal yang ditetapkan,” kata Dzulkarnain, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, keberangkatan mudik gratis jalur laut dijadwalkan mulai H-11 hingga H-3 Lebaran atau sekitar delapan hari sebelum hari raya. Layanan ini diprioritaskan bagi warga kepulauan yang hendak merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Sementara untuk jalur darat, Pemkab Sumenep menyiapkan delapan armada bus gratis. Keberangkatan bus direncanakan berlangsung pada 13–24 Maret 2026. Program tersebut juga diperuntukkan khusus bagi warga ber-KTP Sumenep.

“Yang bisa kami layani adalah warga dengan KTP Sumenep. Pendaftaran sudah kami buka melalui nomor kontak resmi yang tersedia,” jelasnya.

Dzulkarnain menegaskan, pemerintah daerah hadir untuk membantu serta memfasilitasi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman. Namun demikian, calon pemudik diimbau mempersiapkan diri dengan baik, termasuk memastikan kondisi kesehatan dan kelengkapan identitas.

“Yang paling penting siapkan identitas dan kondisi kesehatan. Jika tidak sehat tentu tidak bisa mudik. Kami memfasilitasi, tetapi masyarakat juga harus siap,” tegasnya.

Selain arus mudik, Pemkab Sumenep juga memastikan akan menyediakan layanan arus balik, khususnya untuk jalur laut. Sedangkan untuk armada darat, tidak diberlakukan kewajiban arus balik terjadwal seperti pada kapal laut.

“Kami optimistis penyelenggaraan mudik gratis tahun ini berjalan lancar dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dibanding tahun sebelumnya,” pungkasnya.(mad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.